- Product label: Sold out
Pisau Dapur Jepang Ryusen Bonten Unryu VG10 Damascus Petty 150mm
Description
Upscale Living mendatangkan pisau Ryusen Hamono pertama di Indonesia dengan bekerja sama langsung dengan Ryusen Hamono. Background mengenai Ryusen Hamono: Hitoshi Masutani, yang merupakan ayah dari pendiri Ryusen mendapatkan penghargaan sebagai “Blade Polisher” terbaik di 1948 setelah bekerja 47 tahun sebagai polisher pisau. Anak laki-lakinya membuat Ryusen Hamono di tahun 1953. Hiroshi bekerja selama 67 tahun mengasah pisau di perusahaan yang didirikannya sampai akhirnya meninggal di 2016. Dia telah membuat Ryusen Hamono sebagai salah satu pembuat pisau ternama di Jepang. Ryusen Hamono memenangkan beberapa Good Design Awards untuk pisau-pisaunya dan sering kali dipakai oleh chef-chef ternama di Prancis dan Jepang. Ryusen menggunakan tehnik quenching yaitu magnesium salt bath, yang beda dengan pembuat pisau lainnya. Tehnik quenching ini membuat particle size lebih kecil sehingga kekerasannya merata. Semua artisans berpengalaman di Ryusen hamono belajar langsung tehnik polishing dari Hiroshi Masutani yang sudah memiliki 65 tahun pengalaman dalam polishing process. Ryusen Hamono merupakan knife marker yang mempunyai Fit and Finish yang terbaik dibandingkan dengan knife maker lainnya. Mereka selalu mengutamakan kecantikan semua produk mereka selain daripada membuat pisau dengan material yang premium dan ketajaman yang tinggi. Setiap dari pisau Ryusen dibuat langsung oleh blacksmith berpengalaman dan polisher Specifications: Edge Length: 147mm Total Length: 253mm Cladding/Jigane: 63 Layers Nickel Damascus Core Steel/Hagane: VG10 Handle: Western Black Pakka Wood Weight: 88.3gr Thickness: 1.97mm Height at the heel: 30.00mm Hardness: 60HRC Seri BONTENUNRYU dibuat dengan VG10 dan cladding yang berupa 63 layer nickel damascus lalu di tempa dengan artisans sehingga mendapatkan steel density yang tinggi dan ketajaman yang tinggi. Seri ini sangat mudah diasah dan dirawat. Bilah dari pisau ini sangat indah dan berkilap yang dipolish secara manual.
